Universitas Muhammadiyah Purworejo

Berita LP3AK

Lembaga Pengkajian, Pendalaman, Pengamalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Home / Detail

Ringankan Beban Korban Kebakaran, Lazismu UMPWR Salurkan Bantuan Ke Desa Wonotulus

Purworejo – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran di Desa Wonotulus, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. Pentasyarufan bantuan ini menjadi bentuk kepedulian Lazismu UMPWR terhadap masyarakat yang terdampak musibah.

Kebakaran terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, di sebuah rumah milik warga bernama Nashohah yang berada di RT 02/RW 01, Dusun Krajan, Desa Wonotulus. Peristiwa tersebut diduga bermula ketika anak-anak bermain api dengan membakar kertas di dalam kamar. Api kemudian membesar dan merembet hingga membakar bagian rumah.

Melihat kejadian tersebut, warga sekitar panik dan kemudian melaporkan peristiwa kebakaran kepada pemadam kebakaran untuk mendapatkan penanganan. Musibah tersebut menyebabkan keluarga terdampak membutuhkan dukungan dan bantuan untuk meringankan beban pascakebakaran.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, Lazismu UMPWR hadir dengan menyalurkan bantuan kepada korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang terdampak sekaligus memberikan dukungan moril agar mereka dapat melalui masa pemulihan setelah musibah.

Pentasyarufan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Lazismu UMPWR dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Kepedulian kepada korban bencana juga menjadi bagian dari semangat ta'awun dan gerakan sosial Muhammadiyah.

Melalui kegiatan tersebut, Lazismu UMPWR terus mendorong tumbuhnya kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat menjadi bentuk nyata solidaritas sekaligus membantu meringankan beban keluarga korban dalam menghadapi dampak musibah kebakaran. (Frh)